SEJARAH BEKANGDAM I/BUKIT BARISAN

Latar belakang.

Sejarah satuan Bekangdam I/BB dilatar belakangi oleh adanya kegiatan Operasi Milliter untuk menumpas pemberontakan dan gerombolan pengacau keamanan di daerah Sumatera dan Aceh. Dalam tugas-tugas Operasi tersebut Bekangdam selalu berperan aktif dan pada saat itu  telah diselenggarakan dapur umum bagi prajurit yang mengandung makna sebagai upaya Binter yang menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, disamping itu juga mendukung dalam mengantarkan pasukan sesuai dengan penugasan Operasi.

Proses pembentukan.

Berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/61/IX/1985 tanggal 18 September 1985, terjadi perubahan / penggabungan Bekumdam / Angratmildam I/Iskandar Muda, Bekumdam / Angratmildam II/BB dan Bekumdam III/17 Agst menjadi Bekangdam I/BB meliputi wilayah Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan, P.Siantar, Sibolga, Padang dan Riau.

Di Pulau Sumatera pada mulanya terbentuk 4 Bekumdam/Angratmildam antara lain Bekumdam/Angratmildam I/Iskandar Muda, Bekumdam/Angratmildam II/BB, Bekumdam Angratmildam III/17 Agst dan Bekumdam/Angratmildam IV/Sriwijaya serta memiliki wilayah sebagai berikut :

1). Bekumdam/Angratmildam I/Iskandar Muda dengan lambang Gajah Putih meliputi wilayah Banda Aceh dan Lhokseumawe.

2). Bekumdam/Angratmildam II / Bukit Barisan dengan lambang Bukit Barisan meliputi wilayah Medan, P. Siantar, dan Sibolga.

3) . Bekumdam / Angratmildam III/ 17 Agustus dengan lambang rumah adat padang meliputi wilayah Padang dan Riau.

4). Bekumdam/ Angratmildam IV/ Sriwijaya dengan lambang burung rajawali meliputi wilayah Jambi, Palembang dan Lampung.

Karena perkembangan ekonomi, sosial, budaya dan khususnya dibidang teritorial yang sangat luas, maka berdasarkan Surat Keputusan Kasad No. Skep/1/I/2002 tanggal 29 Januari 2002, Bekangdam I/ Bukit Barisan di pecah atau dibagi lagi menjadi 2 Bekangdam yaitu Bekangdam Iskandar muda dengan lambing gajah putih meliputi wilayah Banda Aceh dan Lhokeumawe, Bekangdam I/ Bukit Barisan dengan lambang Bukit Barisan meliputi wilayah Medan, P. Siantar, Sibolga, Padang dan Riau.

Macam Kegiatan Tradisi Satuan

Tradisi satuan Bekangdam I/BB hanya melaksanakan upacara Parade dan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan setiap pergantian pimpinan dilaksanakan tradisi Corps dengan mendorong mobil,  yang berisi padi dan sembako yang di tarik oleh para perwira menuju pintu gerbang, kemudian pejabat baru disambut dengan mengalungkan bunga dan melewati pedang pora kemudian disambut oleh semua warga Bekangdam I/ BB.